Suara gemericik air sungai kecil berpadu dengan semilir angin yang memainkan dedaunan di tepian. Rerimbunan pepohonan yang tumbuh di sepanjang bantaran sungai menghadirkan kesejukan alami. Pagi itu, di hari Kamis (09/07), halaman utara Masjid Darul Muttaqin di Dusun Glowong RT 03 RW 02, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul.
Halaman masjid yang luas, bersih, dan tertata rapi memang memiliki daya tarik tersendiri. Di sisi utara, area parkir sepeda motor yang dinaungi kanopi galvanis mengarah langsung ke aliran sungai kecil. Suasana alami tersebut seolah menjadi pelengkap pelayanan kesehatan yang berlangsung di sana.

Pemandangan yang turut dinikmati Enumerator Baseline Survey NIHR Global Health Research Centre for Non-Communicable Diseases and Environmental Change (NIHR-GHRC NCDs & EC), Muhammad Wisnu Nafiri, S.E., saat mendampingi Field Facilitator NIHR Universitas Brawijaya melakukan kunjungan untuk melihat pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Glowong 1.
Tepat pukul 08.00 WIB, pelayanan dimulai. Tujuh kader Posyandu berseragam batik telah menempati meja pelayanan masing-masing. Mereka bekerja dengan cekatan, namun tetap ramah menyapa setiap warga yang datang.

Meja pertama adalah pendaftaran. Kader Mistri dan Winarsih menerima setiap peserta, mencatat identitas, sekaligus memastikan alur pelayanan berjalan tertib.
Setelah itu, peserta bergeser menuju meja penimbangan. Kader Rizky Rahayu bertugas mengukur berat badan, kemudian Wiji Lestari melanjutkan dengan pengukuran tinggi badan. Khusus balita dilakukan pula pengukuran lingkar kepala, sedangkan peserta dewasa dan lansia menjalani pengukuran lingkar perut sebagai bagian dari deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.

Seluruh hasil pemeriksaan dasar itu kemudian dicatat secara teliti oleh kader Dwi Oktaviani dan Ruri Rahayu ke dalam formulir Posyandu. Ketelitian pencatatan menjadi bagian penting untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat dari waktu ke waktu.
Dari meja pencatatan, peserta diarahkan menuju layanan pemeriksaan kesehatan yang digelar secara lesehan. Di tempat itu, Bidan Desa Wringinagung, Wonten Suherni, melayani pemeriksaan tekanan darah sekaligus pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Usai menjalani pemeriksaan, warga memperoleh penyuluhan kesehatan dari kader Lasmi. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, masyarakat diajak memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit.
Pelayanan hari itu sempat menghadapi kendala karena perawat dari Pustu Wringinagung berhalangan hadir. Namun, hal tersebut tidak mengurangi kualitas layanan. Para kader bergantian mengambil obat sesuai arahan bidan sehingga seluruh peserta tetap memperoleh pelayanan hingga tuntas.

Kekompakan para kader tampak dalam setiap tahapan pelayanan. Masing-masing memahami tugasnya, saling membantu ketika diperlukan, dan memastikan tidak ada peserta yang terlewat. Kolaborasi itu membuat pelayanan berlangsung lancar tanpa harus menunggu lama.
Tak hanya pelayanan yang menjadi daya tarik Posyandu ILP Glowong 1. Suasana lokasi yang teduh dan alami membuat warga tampak menikmati setiap proses pemeriksaan. Gemericik air sungai yang terus mengalir menghadirkan ketenangan, sementara rindangnya pepohonan menjadi peneduh sekitar lokasi giat posyandu.

Hingga pelayanan ditutup pukul 10.00 WIB, sebanyak 25 warga telah mendapatkan layanan kesehatan. Mereka terdiri atas satu ibu hamil, 12 balita, tiga peserta dewasa, dan sembilan lansia.
Posyandu ILP Glowong 1 pagi itu tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lengkap. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana semangat gotong royong para kader, dedikasi tenaga kesehatan, serta dukungan lingkungan yang nyaman mampu menghadirkan layanan kesehatan yang dekat, ramah, dan menenangkan bagi masyarakat. Di sudut Desa Wringinagung itu, kesehatan dan kepedulian berjalan beriringan, ditemani simfoni alam yang mengalun tanpa henti. *** [100726]
Oleh: Budiarto Eko Kusumo | Editor: Budiarto Eko Kusumo